EUBACTERIA DAN ARCHAEBACTERIA PDF

Posting terkait: Pengertian Eubacteria Eubacteria berasal dari awalan eu sejati dan bacteria bakteri. Eubacteria ialah kelompok makhluk hidup yang sehari-hari kita kenal sebagai bakteri. Bakteri ditemukan pertama kali oleh ilmuwan Belanda yang bernama Anthony van Leeuwenhoek. Sejak saat itu, ilmu yang mempelajari bakteri mulai berkembang. Ilmu yang mempelajari bakteri ialah bakteriologi.

Author:Yojinn Voshicage
Country:Brunei Darussalam
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):13 February 2019
Pages:373
PDF File Size:17.16 Mb
ePub File Size:16.42 Mb
ISBN:564-7-47563-431-1
Downloads:65870
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Takus



Peranan Eubacteria yang menguntungkan antara lain: Pembusukan penguraian sisa-sisa makhluk hidup. Contohnya adalah Escherichia coli. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Contohnya adalah Acetobacter pada pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt, Acetobacter xylinum pada pembuatan Nata de Coco dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju dan yoghurt.

Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen, yaitu Rhizobium leguminosorum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. Penyubur tanah. Contohnya adalah Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi, menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman. Penghasil antibiotik. Contohnya adalah Bacillus polymyxa penghasil antibiotik polymxyn B untuk pengobatan infeksi bakteri Gram negatif, Bacillus subtillis penghasil antibiotik untuk pengobatan infeksi bakteri Gram positif, Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik tetrasiklin untuk berbagai infeksi bakteri.

Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri, misalnya enzim, vitamin dan hormon.

Pembuatan zat kimia, misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium aceto-butylicum. Penghasil biopestisida, yaitu pestisida yang dihasilkan oleh makhluk hidup, seperti yang dihasilkan oleh Bacillus thuringiensis.

Peran merugikan Peranan Eubacteria yang merugikan antara lain: Pembusukan makanan. Contohnya Clostridium botulinum. Penyebab penyakit pada manusia. Contohnya Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC , Vibrio cholera penyebab penyakit kolera atau muntaber , Clostridium tetani penyebab penyakit tetanus dan Mycobac-terium penyebab penyakit lepra.

Penyebab penyakit pada hewan. Contohnya Bacillus anthraxis penyebab penyakit antraks pada sapi. Penyebab penyakit pada tanaman budidaya.

Contohnya Pseudomonas solanacearum penyebab penyakit pada tanaman tomat, lombok, terung dan tembakau , serta Agrobacterium tumafaciens penyebab tumor pada akar tanaman.

Penyebab penyumbatan pipa air yang terbuat dari besi. Bakteri ini dikenal sebagai bakteri besi karena dapat mengubah senyawa besi yang terlarut di dalam air menjadi senyawa berbentuk endapan, sehingga dapat menyum-bat aliran air dalam pipa besi. Penyebab keroposnya pipa-pipa besi. Bakteri yang menyebabkan hal ini adalah bakteri sulfur, karena ia mampu mengubah pipa-pipa besi menjadi asam sulfat.

Berikut adalah beberapa perbedaan dari Archaebacteria dan Eubacteria yang dapat Anda ketahui: Dinding sel Jika dilihat dari dinding sel, Archaebacteria tidak mengandung atau tersusun dari peptidoglikan sedangkan Eubacteria mengandung atau tersusun dari peptidoglikan.

Jadi bagi Anda yang ingin menentukan apakah itu bakteri Archaebacteria atau Eubacteria, lihat susunan dinding selnya terlebih dahulu. Lipid membrane Dilihat dari lipid membrannya, hidrokarbon yang ada pada Eubacteria tidak bercabang. Sedangkan hidrokarbon yang ada pada Archaebacteria sebagian bercabang.

Selain dinding sel, Anda juga dapat melihat jenis kelompok bakteri yang mana dari lipid membran. RNA polymerase Archaebacteria terdiri dari beberapa jenis sedangkan Eubacteria hanya terdiri dari satu jenis saja.

Jadi sudah dapat dipastikan bahwa bakteri yang memiliki RNA polimerase satu jenis adalah ee dan yang lebih dari satu adalah Archaebacteria. Intron Intron merupakan bagian dari gen yang tidak untuk pengkodean. Untuk Eubacteria sendiri tidak memiliki intron sedangkan Archaebacteria memiliki intron pada beberapa gen. Respons Bakteri juga memiliki respons terhadap antibiotik streptomisin dan juga kloramfenikol. Untuk bakteri yang pertumbuhannya tidak terhambat maka bakteri tersebut merupakan Archaebacteria.

Sedangkan bakteri yang memiliki pertumbuhan terhambat maka itu merupakan bakteri Eubacteria. Archaebacteria sendiri adalah kelompok bakteri yang mampu menghasilkan gas metan, mikroskopik dan lain sebagainya. Secara biokimia, Archaebacteria memiliki perbedaan dengan Eubacteria yang sangat menonjol. Perbedaan tersebut telah dibagikan sebelumnya, pastikan untuk membacanya dengan seksama.

Jika Anda merasa bingung dalam menentukan kelompok bakteri maka sesuaikan dengan ulasan mengenai perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria tersebut. Archaebacteria merupakan bakteri yang dianggap sebagai nenek moyang bakteri yang ada saat ini. Sedangkan Eubacteria sendiri merupakan bakteri yang bersifat prokaroit. Jika Anda melihat perbedaan dari Archaebacteria dan Eubacteria tersebut, Anda akan lebih mudah membagi kelompok bakteri yang sedang Anda amati.

Walaupun merupakan suatu hal yang memiliki ukuran sangat kecil, bakteri tetap dapat dilihat dengan jelas menggunakan mikroskop. Bakteri juga dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu Archaebacteria dan Eubacteria, untuk membaginya lihatlah perbedaan dari kedua kelompok bakteri Archaebacteria dan Eubacteria. Biologi Konservasi. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia. Bandung : Yrama Widya. Sri Dianti, Ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria.

Widayati, S. Rochmah dan Zubedi.

LOS PERGAMINOS DE OG MANDINO PDF

Materi Archaebacteria dan Eubacteria LENGKAP

Pada kesempatan ini Saya akan dibahas mengenai perbedaan archaebacteria dan Eubacteria. Selain itu, artikel ini juga akan mengulas pengertian, persamaan, dan ciri-ciri archaebacteria dan Eubacteria karena penting sekali untuk memahami semuanya. Meski ukurannya yang kecil, kelompok makhluk hidup ini memiliki banyak peranan penting dalam membantu kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Pengertian Archaebacteria dan Eubacteria stepbystep. Sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu pengertian kedua bakteri ini agar lebih memahaminya kembali. Arcaebacteria adalah kelompok mikroorganisme yang mempunyai kemampuan adaptasi di lingkungan ekstrim. Seperti pada temperatur tinggi, kandungan asam tinggi, kadar garam tinggi, dan menghasilkan gas metan bacteria.

ARNO ANZENBACHER PDF

Archaebacteria Dan Eubacteria

Peranan Eubacteria yang menguntungkan antara lain: Pembusukan penguraian sisa-sisa makhluk hidup. Contohnya adalah Escherichia coli. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Contohnya adalah Acetobacter pada pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt, Acetobacter xylinum pada pembuatan Nata de Coco dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju dan yoghurt. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen, yaitu Rhizobium leguminosorum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum.

Related Articles