CACING DAN KOTORAN KESAYANGANNYA 3 PDF

Motivasi Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya Sebagian orang memang kelihatannya tidak ingin untuk terbebas dari masalah. Jika mereka sedang tidak punya cukup masalah yang bisa dikhawatirkan, mereka akan menyetel sinetron televisi untuk mengkhawatirkan persoalan tokoh-tokoh fiksi didalamnya. Agaknya Mereka tidak ingin bahagia, karenanya mereka mau-maunya begitu melekat pada beban mereka. Dua orang Bhiksu yang merupakan sahabat dekat sepanjang hidup mereka.

Author:Mikami Faunris
Country:Latvia
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):1 June 2014
Pages:355
PDF File Size:13.79 Mb
ePub File Size:14.68 Mb
ISBN:615-7-21881-117-9
Downloads:45107
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mijora



Shelves: non-fiction , favorites This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here. Tadinya saya pikir buku ini adalah buku humor fabel. Lalu, saat melihat penulisnya yang merupakan pendeta Buddha, saya mikir, ini nggak mungkin isinya fabel.

Pertama, saya suka karikatur cacingnya. Imut-imut sama pas buat saya cengengesan sendiri. Ok, lupakan karikaturnya karena ini bukan Tadinya saya pikir buku ini adalah buku humor fabel. Ok, lupakan karikaturnya karena ini bukan komik atau manga. Kedua, saya suka cara penulis menyampaikan cerita. Memang mengarah pada Buddhis, tapi saya rasa orang di luar Buddha juga bisa saja baca buku ini.

Kata-katanya simple, mudah dimengerti, dan sesekali kocak. Yang paling nendang itu cerita ke Kenapa aku? Kita mulai saja dari anak kecil: - Anak bungsu: kenapa aku harus punya kakak kayak dia?? Kesepian nih Ini baru dalam 1 hal, sisanya banyak banget, dan melanda semua kalangan, tidak peduli dari anak kecil, remaja ataupun orang dewasa.

Akhirnya, setelah membaca cerita pendek ini, saya mengerti apa maksud judulnya. Mudah dicerna, memberi kita pelajaran yang sangat sederhana dalam kehidupan, tidak banyak tips dalam hidup ini, hidup lah dengan bersahaja, Dan perlahan kita Akan menemukan kebahagiaan ;- Nov 10, Benhardi Dicka rated it really liked it Menginspirasi dan penuh pembelajaran akan kehidupan. Di buku ketiga ini, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap kehidupan dan apa yang terjadi pada sekitar kita dan orang lain. Cerita yang paling menginspirasi saya dari buku ketiga ini adalah: perangkap tikus, nasihat pernikahan, peka akan kehidupan, jika bertemu Buddha di jalan, tersenyum ketika runyam, ini pun akan berlalu, semua ini bukan milikku, saya dermakan hidup saya, turut berduka, empat kakek, retakan pada gelas dan pikiran monyet.

Menginspirasi dan penuh pembelajaran akan kehidupan. Terima kasih Ajahn Brahm telah menuliskan buku yang sarat akan pesan moral dan makna kehidupan serta membantu saya belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik bagi orang tua, pasangan dan orang lain. Bisa dibilang memang dari cerita cuma ada beberapa cerita yang bener2 nyantol di aku. Tapi aku tetep salut sama Ajahn Brahm. Bener2 buku yang simple dan santai. Buku self-improvement yang nggak menggurui sama sekali, bahkan terkesan ceria.

Berasa deket juga sama Ajahn Brahm, walaupun kadang ada jokes yang garing, tapi ntah kenapa masih bisa disenyumin ha-ha. Terus juga ngebuka pengetahuanku tentang kehidupan biksu. Yang aku kurang suka dari buku ini, ntah karena aku yang nggak terlalu fokus, atau memang akhir2 cerita mulai ngebosenin.

Its brilliant like he did before. And this is the books that I really need right now. It help me through hard time and think it will help a lot of people too. A must read May 27, Kennieta rated it it was amazing Usually, I need a long time to finish reading a book to avoid getting bored. But I read this book in a short time without getting bored.

Oct 05, Derby rated it it was amazing This review has been hidden because it contains spoilers.

MANUAL DO CAFAJESTE PDF

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 3! (Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya, #3)

Shelves: motivasi wow, ada 3 buku bertopik Ajahn Bhrams yang saya beli dan letakkan di lemari buku saya, 2 diantaranya saya baca sampai habis, satunya saya selesaikan di tengah. Apa yang membuat saya membeli buku ini dengan semangat, kabarnya kala itu buku ini baru wow, ada 3 buku bertopik Ajahn Bhrams yang saya beli dan letakkan di lemari buku saya, 2 diantaranya saya baca sampai habis, satunya saya selesaikan di tengah. Apa yang membuat saya membeli buku ini dengan semangat, kabarnya kala itu buku ini baru turun di Gramedia kurang dari 24 jam dan langsung saya beli satu saja tentunya.. Butuh waktu hampir 2 bulan untuk menyelesaikannya, bandingkan dengan buku pertama yang hanya membutuhkan hitungan hari. Dengan ini saya katakan bahwa itu adalah rasa haus akan sikap humanisasi. Sikap manusiawi yang seharusnya kita terapkan sejak dulu. Lagi-lagi buku ini mengajarkan kesederhanaan melihat kehidupan, kontradiksi yang jarang diajarkan kepada kita, Ajahn bhrams mengatakan bahwa "sakit itu wajar, itu artinya tubuh anda bekerja dengan benar".

HISTORY OF ROCK MUSIC SCARUFFI PDF

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 2! (Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya, #2)

Shelves: non-fiction , favorites This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here. Tadinya saya pikir buku ini adalah buku humor fabel. Lalu, saat melihat penulisnya yang merupakan pendeta Buddha, saya mikir, ini nggak mungkin isinya fabel.

Related Articles