ATRESIA DUODENUM ADALAH PDF

Ratih Widiadnyani Atresia duodeni Atresia duodeni adalah kondisi dimana duodenum tidak berkembang denfgan baik sehingga tidak berupa saluran terbuka dari lambung yang tidak memungkinkan perjalanan makanan dari lambung ke usus. Atresia duodenum adalah penyakit BBL. Kasus stenosis duodenal atu duodenal web dengan perforasi jarang tidak terdiagnosis hingga massa kanak-kanak atau remaja. Penggunaan USG telah memungkinkan banyak bayi dengan obstruksi duodenum teridentifikasi sebeum kelahiran.

Author:Sakree Saran
Country:Cameroon
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):15 March 2012
Pages:450
PDF File Size:11.13 Mb
ePub File Size:17.61 Mb
ISBN:384-4-25500-860-6
Downloads:54188
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mukus



Namun kerusakan pada deodenum terjadi karena suplay darah yang rendah pada masa kehamilan sehingga deodenum mengalami penyempitan dan menjadi obstruksi. Meskipun penyebab yang mendasari terjadinya atresia deodenum masih belum diketahui patofisologinya telah dapat diterangkan dengan baik.

Seringnya ditemukan keterkaitan atresia atau stenosis deodenum dengan malformasi neonatal lainnya menunjukkan bahwa anomali ini disebabkan oleh gangguan perkembangan pada masa awal kehamilan. Atresia deodenum berbeda dari atresia usus lainnya, yang merupakan anomali terisolasi disebabkan oleh gangguan pembuluh darah mesenterik pada perkembangan selanjutnya. Tidak ada faktor resiko maternal sebagai predisposisi yang ditemukan hingga saat ini. Meskipun hingga sepertiga pasien dengan atresia deodenum menderita pula trisomi 21 sindrom Down , namun hal ini bukanlah faktor resiko independen dalam perkembangan atresia deodenum.

Penderita akan muntah-muntah tidak akan berisi empedu apabila atresia deodeanum terjadi proximal dari ampula vateri jadi seorang pasien yang atresia deodenum dapat tetap sehat selama beberapa bulan, bahkan kadang-kadang deodenum kronis yang berhubungan dengan malformasi baru ditemukan secara kebetulan.

Feses akan terlihat seperti mekonium normal, tetapi pada pemeriksaan, tidak mengandung sel epitelium berlapis. Adanya sel epitel menunjukkan keutuhan usus. Dengan meningkatnya dedikasi akan timbul demam.

Suatu enema barium dapat diperlihatkan berasosiasi dengan keadaan malrotasi. Dapat ditegakkan dengan foto polos abdomen 3 posisi, secara klasik akan terlihat suatu gelembung ganda pada film tegak yang merupakan udara dalam deodenum yang mengembung naik ke puncak. Selain itu isi deodenum dapat membentuk satu garis batas permukaan saluran udara. Pada atresia yang sempurna tidak akan terlihat udara dibagian abdomen. Pada penderita atresia duodenum ini belum ditemukan obatnya. Jalan satu-satunya hanya dengan pembedahan.

Prinsip terapi :.

BORIS VIAN LES FOURMIS PDF

Atresia Duodenum, Kelainan Usus yang Bisa Sembuh dengan Operasi

Gambar 1. Anatomi dari duodenum. Sedangkan setengah bagian bawah diperdarahi oleh arteria pancreaticoduodenalis inferior, cabang arteri mesenterica superior. Adapun persarafan pada duodenum berasal dari saraf simpatis dan parasimpatis vagus dari plexus coeliacus dan plexus mesentericus superior. Perkembangan usus halus. Perkembangan usus halus A.

BIAMP 601 PDF

Your browser is blocked.Please change browser!!!

Namun kerusakan pada deodenum terjadi karena suplay darah yang rendah pada masa kehamilan sehingga deodenum mengalami penyempitan dan menjadi obstruksi. Meskipun penyebab yang mendasari terjadinya atresia deodenum masih belum diketahui patofisologinya telah dapat diterangkan dengan baik. Seringnya ditemukan keterkaitan atresia atau stenosis deodenum dengan malformasi neonatal lainnya menunjukkan bahwa anomali ini disebabkan oleh gangguan perkembangan pada masa awal kehamilan. Atresia deodenum berbeda dari atresia usus lainnya, yang merupakan anomali terisolasi disebabkan oleh gangguan pembuluh darah mesenterik pada perkembangan selanjutnya. Tidak ada faktor resiko maternal sebagai predisposisi yang ditemukan hingga saat ini.

ATMEL 89C52 DATASHEET PDF

Duodenal atresia

Pendekatan bedah tergantung pada sifat abnormalitas. Prosedur operatif standar saat ini berupa duodenoduodenostomi melalui insisi pada kuadran kanan atas, meskipun dengan perkembangan yang ada telah dimungkinkan untuk melakukan koreksi atresia duodenum dengan cara yang minimal invasive. Prognosis Morbiditas dan mortalitas telah membaik secara bermakna selama 50 tahun terakhir. Komplikasi Dapat ditemukan kelainan kongenital lainnya. Mudah terjadi dehidrasi, terutama bila tidak terpasang line intravena. Setelah pembedahan, dapat terjadi komplikasi lanjut seperti pembengkakan duodenum megaduodenum , gangguan motilitas usus, atau refluks gastroesofageal.

JARI TABUH PDF

Menu utama

INFO SEHAT - Atresia duodenum adalah kelainan bawaan, berupa terputusnya kontinuitas saluran duodenum, atau sumbatan pada bagian duodenum, yang menyebabkan makanan dan cairan lambung tidak dapat masuk ke saluran pencernaan di bawahnya. Atresia duodenum merupakan salah satu penyebab tersering obstruksi saluran cerna, dengan frekuensi 1 dari Lebih dari 50 persen kasus disertai dengan kelainan bawaan lain, dan 30 persen diantaranya disertai dengan kelainan trisomi 21 atau down syndrome. Kondisi atresia duodenum dapat didiagnosa pada saat janin, dengan menggunakan USG.

Related Articles