ASKEP PREEKLAMPSIA PDF

Menganalisa hubungan antara beberapa faktor risiko terhadap terjadinya pre-eklampsia pada saat kehamilan 1. Mengukur besar risiko faktor umur ibu hamil terhadap terjadinya preeklampsia berat 2. Mengukur besar risiko paritas terhadap terjadinya preeklampsia berat. Mengukur besar risiko jarak kehamilan terhadap terjadinya preeklampsia berat 4.

Author:Bagal Voodoozahn
Country:Guatemala
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):10 February 2018
Pages:52
PDF File Size:2.18 Mb
ePub File Size:15.70 Mb
ISBN:582-9-99868-643-3
Downloads:89915
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Faeshakar



Menganalisa hubungan antara beberapa faktor risiko terhadap terjadinya pre-eklampsia pada saat kehamilan 1. Mengukur besar risiko faktor umur ibu hamil terhadap terjadinya preeklampsia berat 2. Mengukur besar risiko paritas terhadap terjadinya preeklampsia berat.

Mengukur besar risiko jarak kehamilan terhadap terjadinya preeklampsia berat 4. Mengukur besar risiko kehamilan ganda terhadap terjadinya preeklampsia berat. Sebagai salah satu sumber informasi bagi penentu kebijakan dan pelaksanaan program, serta sebagai salah satu persyaratan dalam untuk memenuhi penugasan kami. Manfaat Ilmiah Sebagai bahan masukan atau informasi bagi perawat, maupun tenaga kesehatan lainnya dalam menangani kasus khususnya yang berkaitan dengan preeclampsia.

Manfaat Institusi Sebagai acuan yang diharapkan dapat bermanfaat dalam pengembangan institusi dan penulisan asuhan keperawatan pada preeklamsia 4. Manfaat bagi Penulis Dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta tambahan pengalaman yang sangat berharga dalam penerapan manajemen asuhan keperawatan, khususnya pada kasus preeclampsia. BAB 2 2. Nanda, Preeklampsia adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu kehamilan disertai dengan proteinuria Prawirohardjo, Pre eklamsi adalah timbulanya hipertensi disertai proteinuria dan edema akibat kehamilan setelah usia 20 minggu atau segera setelah persalinan Mansjoer dkk, Salmah dkk, , hal.

Uterus 4 Uterus akan membesar pada bulan-bulan pertama di bawah pengaruh estrogen dan progesteron yang kadarnya meningkat. Pembesaran ini pada dasarnya disebabkan oleh hipertrofi otot polos uterus. Pada bulan-bulan pertama kehamilan bentuk uterus seperti buah advokat, agak gepeng.

Pada kehamilan 4 bulan uterus berbentuk bulat dan pada akhir kehamilan kembali seperti semula, lonjong seperti telur. Wiknjosastro, H, , hal. Wiknjosastro, H, Vagina Vagina dan vulva juga mengalami perubahan akibat hormon estrogen sehingga tampak lebih merah, agak kebiru-biruan livide. Tanda ini disebut tanda Chadwick. Wiknjosastro, H.

Ovarium Pada permulaan kehamilan masih terdapat korpus luteum graviditatis sampai terbentuknya plasenta pada kira-kira kehamilan 16 minggu. Namun akan mengecil setelah plasenta terbentuk, korpus luteum ini mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron. Lambat laun fungsi ini akan diambil alih oleh plasenta. Payudara Payudara akan mengalami perubahan, yaitu mebesar dan tegang akibat hormon somatomammotropin, estrogen, dan progesteron, akan tetapi belum mengeluarkan air susu.

Areola mammapun tampak lebih hitam karena hiperpigmentasi. Sistem Sirkulasi Sirkulasi darah ibu dalam kehamilan dipengaruhi oleh adanya sirkulasi ke plasenta, uterus yang membesar dengan pembuluh-pembuluh darah yang membesar pula. Volume darah ibu dalam kehamilan bertambah secara fisiologik dengan adanya pencairan darah yang disebut hidremia. Sistem Respirasi Wanita hamil pada kelanjutan kehamilannya tidak jarang mengeluh rasa sesak nafas. Hal ini ditemukan pada kehamilan 32 minggu ke atas karena usus tertekan oleh uterus yang membesar ke arah diafragma sehingga diafragma kurang leluasa bergerak.

Traktus Digestivus Pada bulan pertama kehamilan terdapat perasaan enek nausea karena hormon estrogen yang meningkat. Tonus otot traktus digestivus juga menurun. Pada bulan-bulan pertama kehamilan tidak jarang dijumpai gejala muntah pada pagi hari yang dikenal sebagai moorning sickness dan bila terlampau sering dan banyak dikeluarkan disebut hiperemesis gravidarum. Traktus Urinarius Pada bulan-bulan pertama kehamilan kandung kencing tertekan oleh uterus yang membesar sehingga ibu lebih sering kencing dan ini akan hilang dengan makin tuanya kehamilan, namun akan timbul lagi pada akhir kehamilan karena bagian terendah janin mulai turun memasuki Pintu Atas Panggul.

Kulit Pada kulit terjadi perubahan deposit pigmen dan hiperpigmentasi karena pengaruh hormon Melanophore Stimulating Hormone MSH yang dikeluarkan oleh lobus anterior hipofisis. Kadang-kadang terdapat deposit pigmen pada dahi, pipi, dan hidung, dikenal sebagai kloasma gravidarum. Namun Pada kulit perut dijumpai perubahan kulit menjadi kebiru-biruan yang disebut striae livide. Kelenjar gondok juga tampak lebih jelas, hal ini ditemukan pada kehamilan trimester akhir.

Janin membutuhkan gr kalsium untuk pembentukan tulang terutama pada trimester ketiga. Dengan demikian makanan ibu hamil harus mengandung kalsium, paling tidak 1,,5 gr perharinya sehingga dapat diperkirakan 0,,7 gr kalsium yang tertahan untuk keperluan janin sehingga janin tidak akan mengganggu kalsium ibu. Wanita hamil juga memerlukan tambahan zat besi sebanyak mg untuk pembentukan haemoglobin dalam darah sebagai persiapan agar tidak terjadi perdarahan pada waktu persalinan.

Kenaikan Berat Badan Peningkatan berat badan ibu selama kehamilan menandakan adaptasi ibu terhadap pertumbuhan janin. Salmah, Hajjah. Tapi kelainan yang menyertai penyakit ini adalah spasmus arteriole, retensi Na dan air dan coogulasi intravaskulaer. Sebab pre eklamasi belum diketahui, 1. Vasospasmus menyebabkan : b. Pada otak sakit kepala, kejang c.

Pada placenta solution placentae, kematian janin d. Pada ginjal oliguri, insuffisiensi e. Pada hati icterus 2. Ada beberapa teori yang dapat menjelaskan tentang penyebab preeklamsia yaitu : a.

Bertambahnya frekuensi pada primigravida, kehamilan ganda, hidramnion, dan molahidatidosa b. Bertambahnya frekuensi seiring makin tuanya kehamilan c. Dapat terjadinya perbaikan keadaan penderita dengan kematian janin dalam uterus d. Timbulnya hipertensi, edema, protein uria, kejang dan koma. Factor Perdisposisi Preeklamsi.

AUDI A6 INSTRUCTION MANUAL PDF

Askep Preeklampsia

Frekuensi pre-eklampsia pada primigravida lebih tinggi bila dibandingkan dengan multigravida, terutama pada primigravida muda. Usia Insidens tinggi pada primigravida muda, meningkat pada primigravida tua. Pada wanita hamil berusia lebih dari 35 tahun, dapat terjadi hipertensi laten. Menurut penelitian di Journal of the america heart asosiation menyatakan bahwa orang kulit hitam lebih beresiko tinggi menderita penyakit hipertensi di bandingkan kulit putih contohnya pada warga america-afrika. Hubungan ras dan hipertensi bukan sesuatu yang dapat dijelaskan oleh medis dan psikologis.

ILUZIA UTILIZATORULUI PDF

Identitas 1. Identitas klien Klien Nama Klien : Ny. Danau Tempe no 80 denpasar Status pernikahan : Menikah 2. Riwayat Kesehatan 1. Keluhan utama saat masuk rumah sakit Pasien mengatakan nyeri pada perut atas, mual muntah, sakit kepala dan lemas sejak 1 minggu yang lalu sehingga membuatnya sangat mengganggu aktivitasnya dan tidak merasa nyaman.

ESTIMULACION ELECTRICA TRANSCUTANEA NEUROMUSCULAR PDF

Pengertian Preeklampsia adalah timbulnya hipertensi disertai proteinuria dan edema akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Eklampsia adalah preeklampsia yang disertai kejang dan atau koma yang timbul akibat kelainan neurologi Kapita Selekta Kedokteran edisi ke Preeklampsia adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema dan proteinuria tetapi tidak menjukkan tanda-tanda kelainan vaskuler atau hipertensi sebelumnya, sedangkan gejalanya biasanya muncul setelah kehamilan berumur 28 minggu atau lebih Rustam Muctar, Preeklampsia adalah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema, dan proteinuria yang timbul karena kehamilan Ilmu Kebidanan : Preeklampsia dibagi dalam 2 golongan ringan dan berat. Penyakit digolongkan berat bila satu atau lebih tanda gejala dibawah ini : 1.

Related Articles